GAZA, Palestine
Jan 19th, 2009 | By admin | Category: RenunganBaru saja Hari Ibu berlalu di akhir tahun 2008, ketika sejumlah ibu di Gaza berduka karena darah yang tumpah di sana. Darah para balita dan anak-anak mereka.
Sepekan terakhir, pembantaian di Gaza hanya dapat kita tonton dari jauh dan kita tangisi tanpa daya selain do’a. Sudah sejak tahun 1948 bangsa Palestina tanahnya dirampas rakyatnya dibantai, ummat Islam tak dapat berbuat banyak. Bahkan kaum Muslimin di depan pintu Gaza tak mampu menolong saudara-saudara mereka karena pemerintah negaranya memiliki agenda politik yang bukan lagi Islami.
Ternyata tekanan blokade total hampir 2 tahun dan tekanan agresi militer Israel selama 60 tahun telah mendidik keluarga-keluarga di Palestina semuanya seolah bagaikan keluarga pejuang. Mereka tak mudah dikalahkan, bahkan di bawah tekanan bom terus menerus siang malam dengan jumlah korban yang luar biasa, masih ada warga Gaza yang mengelola Blog-blognya dari dalam Gaza. Banyak sekali yang ketika diwawancara menunjukkan kepasrahan kepada Allah yang sangat kuat.
Benarlah kata-kata Nabi Mulia Muhammad Saw: kalian kelak akan diperebutkan bagaikan hidangan di atas piring, jumlah yang banyak namun tak berdaya bagaikan mangsa. Sebabnya karena kalian (ummat Islam) telah menjadi ummat yang cinta dunia dan takut mati. (HR Abu Dawud).



Thanks for writing this.